Inovasi Pangan Lokal
Siswa SMPN Yembun Sulap Sagu dan Kedelai Jadi Produk Bioteknologi Bernilai Tinggi
TAMBRAUW – Di bawah bimbingan Guru IPA, Ibu Justitia Sahusiwa, S.Pd., siswa-siswi SMP Negeri Yembun melakukan terobosan kreatif melalui proyek "Inovasi Pangan Lokal berbasis Bioteknologi Sederhana". Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini menantang para siswa untuk mempraktikkan langsung ilmu fermentasi dengan membuat tempe dari kacang kedelai dan inovasi unik: Tape dari Sagu.
Proyek ini bertujuan mengedukasi siswa bahwa bioteknologi tidak harus rumit, melainkan bisa diterapkan pada komoditas lokal yang melimpah di Distrik Yembun, seperti sagu. Dengan ketelitian dalam proses peragian dan suhu, para siswa berhasil mengubah tekstur bahan mentah menjadi panganan olahan yang lebih bergizi dan memiliki nilai ekonomi.
"Ini adalah upaya kita mengenalkan sains yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak di Tambrauw. Kita ingin mereka bangga akan potensi daerahnya sendiri melalui sentuhan inovasi pangan," ujar Ibu Justitia.
Melalui praktik ini, SMP Negeri Yembun terus berkomitmen mencetak generasi yang mandiri, kreatif, dan mampu menjaga ketahanan pangan lokal sejak dini."
"Sains di tangan anak-anak Yembun adalah harapan bagi kearifan lokal. Mari terus dukung kreativitas generasi muda Tambrauw dalam meramu teknologi dan tradisi demi kemajuan daerah kita tercinta."